• Jelajahi

    Copyright © onenewsindo.site
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Author Details

    Pemerintah Percepat Program Pangan, Energi, dan Hilirisasi untuk Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

    Redaksi
    Sabtu, 06 Juni 2026, Juni 06, 2026 WIB Last Updated 2026-06-07T05:14:35Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    ONENEWSINDO.SITE, JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui percepatan berbagai program di sektor riil, mulai dari pangan, energi, perikanan, hingga industrialisasi dan hilirisasi.

    Komitmen tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Menurutnya, penguatan sektor-sektor produktif menjadi salah satu kunci menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh tantangan.

    “Mendorong program-program yang dapat meningkatkan pertumbuhan sektor ekonomi riil untuk bisa dipercepat, terutama program-program di bidang pangan, energi, perikanan, termasuk industrialisasi dan hilirisasi,” ujar Prasetyo Hadi.

    Ia menegaskan bahwa menjaga stabilitas ekonomi nasional membutuhkan kolaborasi dan koordinasi yang kuat antarinstansi pemerintah maupun lembaga terkait. Oleh karena itu, pemerintah terus memperkuat sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter agar dapat berjalan selaras dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

    “Koordinasi yang intens di antara seluruh pemangku kepentingan ekonomi dilakukan dalam rangka menjaga kebijakan moneter maupun fiskal tetap berada pada posisi yang kita harapkan,” katanya.

    Prasetyo menjelaskan, kondisi ekonomi global saat ini menuntut adanya kerja sama yang lebih erat di antara seluruh pemangku kepentingan. Setiap kebijakan yang diterapkan pemerintah harus mampu saling mendukung guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

    “Dalam situasi hari ini, diperlukan kerja sama di antara kita semua. Kebijakan-kebijakan harus saling mendukung dan saling memperkuat satu sama lain,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Prasetyo menyoroti pentingnya sinergi antara kebijakan moneter yang dijalankan Bank Indonesia dan kebijakan fiskal yang dikelola pemerintah melalui Kementerian Keuangan. Ia menilai fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih berada dalam kondisi yang kuat.

    “Baik dari sisi ekonomi makro dan moneter yang dijalankan Bank Indonesia maupun dari sisi fiskal yang dikelola Menteri Keuangan, indikator-indikator yang ada menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia sesungguhnya cukup kuat,” tuturnya.

    Meski demikian, pemerintah tetap mewaspadai berbagai perkembangan ekonomi global yang berpotensi memengaruhi stabilitas nilai tukar rupiah maupun laju pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk itu, Prasetyo mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap optimistis dan menjalankan peran masing-masing secara maksimal.

    “Kita harus tetap optimistis menjalankan tugas dan fungsi kita masing-masing agar ekonomi Indonesia tetap kuat, terus tumbuh, dan nilai tukar dapat kembali berada pada kondisi yang kita harapkan,” pungkasnya.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini